1Viewes
studi perbandingan variasi siklus age hardening terhadap kekerasan paduan beryllium cooper (BeCu)
Repository Analytics
Statistic Details
0Downloaded
1Accessed per month
1Countries
Loading...
Date
Authors
Sa'ban, Dede Andi Nur
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Politeknik Negeri Batam
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi jumlah siklus age hardening terhadap nilai
kekerasan paduan Beryllium Copper (BeCu) C17200 serta menentukan jumlah siklus yang paling efektif
untuk mendukung efisiensi proses produksi. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan
perlakuan aging pada temperatur 300°C selama 3 jam untuk setiap siklus. Variasi perlakuan yang digunakan
terdiri dari aging 1 siklus, 2 siklus, dan 3 siklus. Pengujian kekerasan dilakukan menggunakan metode
Rockwell skala C (HRC), kemudian data dianalisis menggunakan uji t berpasangan. Hasil pengujian
menunjukkan bahwa nilai kekerasan rata-rata meningkat dari 40,00 HRC pada kondisi tanpa aging menjadi
40,57 HRC setelah aging 1 siklus, 41,19 HRC setelah aging 2 siklus, dan 41,03 HRC setelah aging 3 siklus.
Peningkatan kekerasan tertinggi diperoleh pada aging 2 siklus dengan kenaikan sekitar 2,98% dibandingkan
kondisi awal. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa perlakuan aging memberikan pengaruh signifikan
terhadap kekerasan material dibandingkan kondisi tanpa aging. Namun, perbandingan antara aging 2 siklus
dan aging 3 siklus tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan, sehingga penambahan siklus ketiga
belum memberikan peningkatan kekerasan yang berarti. Berdasarkan hasil penelitian, perlakuan age
hardening sebanyak 2 siklus direkomendasikan sebagai kondisi optimal karena menghasilkan nilai
kekerasan tertinggi dengan waktu proses yang lebih efisien dibandingkan perlakuan 3 siklus
Description
Citation
IEEE
